Cari Catatan

Catatan Favorit

Statistik
Anda pengunjung ke:

Kurs Rupiah
7-Sep-2010 / 07:05 WIB
Mata Uang
Jual
Beli
 USD
9075.00  8925.00 
 SGD
6748.80  6613.80 
 HKD
1169.40  1148.10 
 CHF
9003.10  8828.10 
 GBP
13973.30  13689.30 
 AUD
8318.90  8145.90 
 JPY
108.40  105.58 
 SEK
1258.65  1227.05 
 DKK
1575.00  1532.10 
 CAD
8763.55  8574.55 
 EUR
11646.15  11426.15 
 SAR
2429.45  2371.45 
 NZD
6571.90  6409.90 
 CNY
1338.45  1314.05 

(Sumber:Klik BCA)
Jumlah Kurs Hasil
Belajar Bahasa Spanyol Gratis
Fisiologi Gerakan Mata

Fisiologi Gerakan Mata

Oleh:Putu

Telah lama dikatakan bahwa mata adalah jendela hati/jiwa. Hanya akhir-akhir ini saja kita menyadari kebenarannya. Tidak ada misteri parafisiologi dalam hal ini. Hanya dengan menjadi pengamat, memperhatikan mata seseorang, anda dengan seketika dapat melihat sistem penafsiran apa yang digunakannya pada waktu tertentu: penglihatan, pendengaran, perabaan/kinesetik. Lakukanlah percakapan dengan seseorang dan amati gerakan matanya. Ajukan pertanyaan yang mengharuskan dia mengingat bayangan, suara atau perasaan. Ke arah mana gerakan matanya untuk menjawab setiap pertanyaan?

Untuk memperoleh bayangan INGATAN berdasarkan Penglihatan (Vr), anda dapat menanyakan "Ada berapa banyak jendela di rumah anda?","Apa yang pertama kali anda lihat ketika anda bangun pagi?", "Seperti apa adik anda kelihatannya ketika sepuluh tahun yang lalu?","Siapa teman anda yang rambutnya ubanan?","Apa warna sepeda motor/mobil anda?". Sebagian besar orang akan secara alami mengerakkan bola matanya ke arah kiri atas untuk membayangkan / mengingatnya.

Memperoleh BENTUK berdasarkan penglihatan (Vc). Anda dapat menanyakan"Akan seperti apa kelihatannya kalau kita punya tiga mata?","Bayangkan seorang polisi berkepala singa dengan ekor kelinci dan bersayap seperti burung!", "Bayangkan langit di kota anda dipenuhi gumpalan asap!". Sekarang mata orang tersebut akan bergerak menuju kanan atas, pertanda dia sedang membayangkan suatu bentuk dari hasil penglihatan.

Mendapat INGATAN berdasarkan pendengaran (Ar). Anda dapat menanyakan "Apa yang pertama kali anda katakan hari ini?","Apa yang orang katakan pertama kali pada anda?","Sebutkan lagu kesayangan masa muda anda!","Nyanyikanlah sendiri lagu Indonesia raya!","Siapa diantara kawan anda yang memiliki suara paling menyenangkan?". Anda akan melihat gerakan mata orang tersebut ke arah telinga kiri.

Untuk memperoleh BENTUK berdasar pendengaran (Ac). Anda dapat menanyakan:"Kalau anda dapat bertanya pada BUng Karno, apa yang akan anda tanyakan?","Apa yang akan anda katakan kalau ada yang menanyakan bagaimana kita dapat menghilangkan kemungkinan perang nuklir?","Bayangkan bunyi klakson mobil menjadi seperti bunyi terompet!". Terlihat gerakan mata orang tersebut bergerak ke telinga kanan.

Mendapatkan DIALOG dalam diri berdasarkan pendengaran (Ad). Minta orang tersebut mengulangi pertanyaan ini dalam diri mereka. "Apa yang paling penting bagiku dalam kehidupanku sekarang?". Orang tersebut secara alami akan menggerakkan mata mereka ke arah kiri bawah.

Mendapat BAYANGAN berdasarkan perabaan/kinesetik (K). Anda dapat menanyakan "Bayangka perasaan es mencair dalam tangan anda.","Bagaimana rasanya pagi ini begitu anda keluar tempat tidur." "Bayangkan sepotong kayu berubah menjadi sutra!"."Bayangkanlah akan seperti apa rasanya menyelipkan tangan pada sepotong kayu yang kasar lalu pada lumut yang lembut dan dingin. Sebagian besar orang akan menggerakkan bol amtanya ke arah kanan bawah.

Dengan cara yang sama, apabila anda sulit untuk mengingat sesuatu mungkin saja anda tidak dapat menempatkan mata pada tempat yang memungkinkan anda mendapatkan dengan jelas informasi yang dibutuhkan. Misalkan kalau anda mengingat apa yang anda lihat beberapa hari yang lalu, dengan melihat ke kanan bawah tidak akan membantu, namun bila melihat ke kiri atas akan memudahkan dan lebih cepat. Sekitar 5-10 persen orang, arah petunjuk tersebut diatas akan terbalik. Selamat Mencoba....!

(Sumber : Robbins, A., "Unlimited Power", Delapratasa Publisher, 1996)

Posting :Selasa,17 Pebruari 2009 . Dibaca : 297 kali


Jakarta


Denpasar